Pages

Sabtu, 11 Juni 2011

SUMBER TASAWUF


Sumber tasawuf
Dikalangan para orientalis barat bisanya dijumpai pendapat yang mengatakan bahwa sumber yang membentuk tasawuf itu ada lima, yaitu unsure Islam, unsure masehi (Agama Nasrani), unsure Yunani, unsure Hindu/Budha dan unsure Persia.
1.      Unsure Islam
Secara umum ajaran Islam mengatur kehidupan yang bersifat lahiriyah atau jasadiyah, dan kehidupan yang bersifat batiniyah. Pada unsure kehidupan yang bersifat batiniyah itulah kemudian lahir tasawuf. Unsure kehidupan tasawuf ini mendapat perhatian yang cukup besar dari sumber ajaran Islam, Al-Quran dan As-Sunnah serta praktek kehidupan Nabi dan para sahabatnya.
2.      Unsur Masehi
Orang Arab sangat menyukai cara kependetaan, khususnya dalam hal latihan jiwa dan ibadah. Atas dasar ini tidak mengherankan jika Von Kromyer berpendapat bahwa tasawuf adalah buah dari unsure Agama Nasrani yang terdapat pada zaman jahiliyah. Hal ini diperkuat oleh Gold Ziher yang mengatakan bahwa sikap pakir dalam Islam adalah merupakan cabang dari Agama Nasrani.
Unsure-unsur tasawuf yang di duga mempengaruhi tasawuf Islam adalah sikap fakir. Menurut keyakinan Nasrani bahwa Isa bin Maryam adalah seorang fakir, dan Inzil juga disampaikan kepada orang fakir.
3.      Unsure Yunani
Kebudayaan Yunani yaitu filsafatnya telah masuk pada dunia dimana perkembangannya dimulai pada akhir daulah Umayah dan puncaknya pada daulah Abbasiyah, metode berfikir filsafat Yunani ini juga telah ikut mempengaruhi pola berfikir sebagian orang Islam yang ingin berhubungan dengan Tuhan. Kalau pada bagian uraian dimulai perkembangan tasawuf ini baru dalam taraf amaliyah (akhlak) dalam pengaruh filsafat Yunani ini maka uraian-uraian tentang tasawuf itupun telah berubah menjadi tasawuf filsafat.
Apabila diperhatikan memang cara kerja  dari filsafat itu adalah segala sesuatu diukur menurut akal pikiran. Tetapi dengan munculannya filsafat aliran Neo Platonis menggambarkan, bahwa hakikat yang tertinggi hanya dapat dicapai lewat yang diletakkan Allah pada hati setiap hamba setelah seseorang itu membersihkan dirinya dari pengaruh materi. Ungkapan Neo Platonis: kenalilah dirimu dengan dirimu. Diambil oleh para sufi dan diantara para sufi berkata: “Siapa yang mengenal dirinya, maka dia mengenal Tuhannya”.
4.      Unsure Hindu/Budha
Antara tasawuf dan sisitem kepercayaan Agama Hindu dapatdilihatadanya hubungan seperti sikap fakir. Al birawi mencatat bahwa ada persamaan antara cara ibadah dan mujahadah tasawuf dengan Hindu kemudian pula paham renkarnasi (perpindahan roh dari satu badan ke badan yang lain), cara kelepasan dari dunia persi Hindu Budha dengan persatuan diri dengan jalan mengingat Allah. Salah satu maqamat sufiyah al fana tampaknya ada persamaan dengan ajaran tentang nirwana dalam agama Hindu.
Menurut qomar kailani pendapat-pendapat ini terlalu ekstrim sekali karena kalau diterima bahwa ajaran tasawuf itu berasal dari Hindu Budha berarti pada zaman Nabi Muhammad telah berkembangan ajaran Hindu Budha itu ke Mekah, padahal sepanjang sejarah belum ada kesimpulan seperti itu.
5.      Unsure Persia
Sebenarnya antara Arab dan Persia itu sudah ada hubungan semenjak lama yaitu hubungan dalam bidan politik, pemikiran, kemasyarakatan, dan sastra.  Akan tetapi belum ditemukan dalil yang kuat yang menyatakan bahwa kehidupan rohani Persia telah masuk ke tanah Arab. Yang jelas adalah kehidupan kerohanian Arab masuk ke Persia itu terjadi melalui ahli-ahli tasawuf di dunia ini.
Dari semua uraian ini dapatlah disimpulkan bahwa sebenarnya tasawuf itu bersumber dari ajaran Islam itu sendiri mengingat yang dipraktekan Nabi dan para Sahabat


0 komentar:

Poskan Komentar

 

teks blog